top of page
Single Post: Blog_Single_Post_Widget

STPI Mengenalkan TBC dan Mengadakan Skrining Gejala TBC untuk Anak Muda di Event PHC Fest


Jakarta, 27 - 28 Mei 2023 – Stop TB Partnership Indonesia (STPI) terlibat dalam festival kesehatan Primary Health Care Festival atau PHC Fest yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) di M Bloc Space, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Beberapa kegiatan dalam PHC Fest terdiri dari talkshow, lokakarya, peluncuran buku intervensi PUSPA di Jawa Barat, screening film dokumenter tentang kader kesehatan Dari Rumah ke Rumah, hingga pertunjukan stand up comedy.


PHC Fest yang diselenggarakan oleh CISDI bertujuan untuk memperkenalkan layanan kesehatan primer seperti puskesmas maupun klinik pratama kepada kaum muda. Layanan kesehatan primer umumnya melakukan promosi kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif) tanpa mengesampingkan pengobatan (kuratif). Melalui PHC Fest, CISDI mengajak pengunjung merasakan langsung bagaimana idealnya pelayanan kesehatan dasar berjalan. CISDI menghadirkan Puskesmas Kaget, yaitu konsultasi kesehatan gratis berbentuk skrining kesehatan dasar dalam beberapa booth yang berkolaborasi dengan berbagai komunitas, termasuk STPI.


Keterlibatan STPI dalam Puskesmas Kaget yaitu memfasilitasi para pengunjung untuk bisa mengenal TBC dan melakukan skrining gejala TBC. Di booth STPI terdapat kader TBC dari komunitas, anggota Indonesia Muda Untuk TBC (IMUT) dan STPI itu sendiri. Secara teknisnya ketika terdapat pengunjung yang datang ke booth STPI hal pertama yang dilakukan adalah skrining gejala TBC oleh kader kemudian memberikan edukasi TBC oleh STPI dan terakhir mengajak kaum muda untuk menjadi bagian dari anggota IMUT.


Selama 2 hari kegiatan PHC Fest, terdapat 223 dari usia 17-56 tahun yang melakukan skrining gejala TBC di booth STPI. Terdapat 14 pengunjung yang difollow up oleh kader TBC karena memiliki risiko bergejala TBC. Kader akan memfollow up dan memastikan kaum muda tersebut melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai standar. Mengingat kaum muda juga memiliki risiko yang sama untuk tertular TBC, sehingga perlu dipastikan mereka melakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila hasil skrining menunjukkan risiko bergejala TBC.


Melalui Puskesmas Kaget di PHC Fest ini STPI berkomitmen untuk mengenalkan layanan TBC yang berkualitas di fasilitas tingkat pertama bahwa pengobatan TBC itu gratis di Puskesmas. Selain itu, STPI mengenalkan TBC kepada kaum muda bahwa TBC adalah penyakit menular yang bisa disembuhkan dengan syarat melakukan pengobatan hingga tuntas dan menjaga pola hidup bersih dan sehat agar imunitas semakin membaik dan semakin kuat.


30 tampilan0 komentar

Kommentare


Artikel Lainnya

Artikel Terbaru

bottom of page