Kasus TB di 2 Negara Teratas :TB India Masih Tinggi, Indonesia Salip di Laju Penularan
- Stop TB Partnership ID

- 2 hari yang lalu
- 2 menit membaca

Secara global di tahun 2025 kasus TB di Indonesia menduduki peringkat 2 setelah India. Diperkirakan ada 1.090.000 kasus TB di Indonesia, sementara India menduduki puncak klasemen dengan 2,6 juta kasus.
Meskipun terlihat lebih banyak kasus TB di India, tetapi kecepatan penularan TB lebih tinggi di Indonesia. Kasus TB di Indonesia tidak hanya bisa dilihat dari jumlah secara total, tetapi dapat dilihat dari rasio penyakit atau insiden rate yang menunjukkan kecepatan penularan.
Kecepatan penularan TB di India vs Indonesia
Dalam pandangan epidemiologi, ada istilah Incidence Rate (IR) yang menunjukkan kasus baru suatu penyakit dalam kurun waktu tertentu pada kelompok tertentu. Menurut CDC, incidence rate ini bisa dikenal sebagai kecepatan penularan penyakit pada kelompok dan waktu tertentu.
Dikutip dari Kompas.com, dr. Benjamin Paulus Octavianus selaku Wakil Menteri Kesehatan II dalam kunjungan kerja di Yogyakarta pada 29 Januari 2026 mengatakan, “India memang nomor satu dari sisi jumlah, tapi rasionya 190 kasus per 100 ribu penduduk. Indonesia mencapai 386 kasus per 100 ribu penduduk. Kalau penduduk kita sebanyak India, Indonesia sudah nomor satu di dunia.” ujarnya.
Berdasarkan data World Bank tahun 2024, memang IR di India 187 per 100.000 penduduk lebih rendah dibandingkan Indonesia yang mencapai 382 per 100.000 penduduk. Hal ini mengartikan bahwa setiap 100.000 penduduk terdapat 382 orang yang mengalami TB di tahun 2024.
Jika melihat dari IR tersebut maka kecepatan penularan TB di Indonesia bisa 2 kali lebih cepat dibandingkan India. Artinya setiap masyarakat Indonesia memiliki risiko tertular TB 2 kali lebih cepat dibandingkan masyarakat India. Meskipun demikian, terdapat faktor risiko lain yang dapat menurunkan ataupun menaikan risikonya, seperti imunitas, gaya hidup, status HIV, kepadatan penduduk, merokok, konsumsi alkohol, dll.
Apakah Indonesia peringkat pertama kasus TB di dunia?
Bila melihat dari jumlah kasus, Indonesia tetap nomor 2. Namun bila dilihat dari kecepatan penularan atau incidence rate (IR) yang dibandingkan hanya dengan India, maka “benar” Indonesia jadi nomor 1. Namun, bila dibandingkan dengan semua negara yang ada di dunia dengan melihat incidence rate, maka Indonesia bukan menjadi yang pertama.
Data incidence rate world bank 2024 menunjukkan IR TB tertinggi dipegang oleh negara Kiribati yang mencapai 945 per 100.000 penduduk. Adapun posisi nomor 2 dan 3 adalah Papua Nugini (664 per 100.000) dan Filipina (625 per 100.000).
Lalu, apa yang harus dilakukan?
Meskipun penularan TB di Indonesia relatif lebih cepat dibandingkan India, TB merupakan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan. TB adalah penyakit menular yang menyebar melalui udara. Penularan terjadi ketika pasien TB batuk atau bersin sehingga mengeluarkan droplet yang mengandung kuman TB dan terhirup oleh orang lain. Namun, infeksi tidak selalu terjadi secara langsung karena daya tahan tubuh seseorang sangat berperan.
Upaya pencegahan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti:
menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan bergizi
olahraga teratur
tidur yang cukup
mengelola stres dengan baik
menjaga kebersihan lingkungan
tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol
Selain itu, saat berada di keramaian atau ruang publik, disarankan untuk menggunakan masker. Saat batuk atau bersin, terapkan etika batuk, seperti menutup mulut dan hidung, rutin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta tidak meludah sembarangan.
















Komentar