top of page
Single Post: Blog_Single_Post_Widget

Debat Pilpres Terakhir Akan Bahas Isu Kesehatan, Ayo Intip Program TBC yang Ditawarkan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029


Sumber gambar: Rakyat Merdeka

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden sudah semakin dekat, beberapa program dan janji - janji selama 5 tahun kedepan sudah tertuang di dalam visi dan misi masing - masing paslon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menjadwalkan 5 kali debat capres, dimana 4 diantaranya sudah dilakukan. Ada yang menarik di debat terakhir nantinya, dimana salah satu temanya akan membahas isu kesehatan, masih banyak hal tentunya yang harus diperbaiki dari sistem kesehatan Indonesia, salah satunya terkait isu TBC.


Saat ini Indonesia merupakan negara tertinggi kedua kasus TBC terbanyak di dunia setelah India. Tahun 2023, estimasi kasus TBC di Indonesia mengalami kenaikan dari 969.000 menjadi 1.060.000 kasus (global TB Report 2023). Untuk pertama kalinya estimasi kasus TBC di Indonesia mencapai angka jutaan yang mengartikan bahwa sudah seharusnya penemuan, pengobatan dan pencegahan TBC diseriuskan melalui program-program strategis.


Meskipun demikian, lebih dari 724 ribu kasus TBC telah ditemukan dan keberhasilan notifikasi kasus yang mencapai 86% pada tahun 2023. Melihat angka keberhasilan dari temuan dan pengobatan tersebut, tentu tak lepas dari komitmen pemerintah dalam menanggulangi TBC di Indonesia. Pada kepemimpinan Presiden RI Bapak Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden No. 67 tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC yang menjadi payung kebijakan pada semua pemerintah kabupaten/kota serta stakeholder dan multisektor dalam memprioritaskan penanggulangan TBC di daerah.  


Indonesia akan berganti Presiden dan Wakil Presiden yang ditentukan melalui Pemilihan Umum (pemilu) pada 14 Februari 2024 mendatang. Pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden yang sudah resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah: 1. Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar; 2. Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka; 3. Ganjar Pranowo - Mahfud MD. Pada tahun politik ini banyak sekali program-program yang ditawarkan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut, tak terkecuali program penanggulangan TBC. 


Berikut merupakan program penanggulangan TBC yang ditawarkan oleh paslon Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029:


  1. Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar

Paslon nomor urut 1 ini memiliki visi Indonesia Adil Makmur untuk Semua dengan 8 misi Jalan Perubahan. Berdasarkan penelusuran dokumen visi misinya, pada misi ke-5 pasangan ini berkeinginan untuk mewujudkan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, berakhlak, serta berbudaya dengan beberapa agenda yang tertulis. Agenda ke-14 yaitu kesiapan dan daya tahan terhadap pandemi dengan poin pertama tertulis mempercepat penghapusan penyakit menular terutama Tuberkulosis dan malaria.


2. Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka

Pasangan yang memiliki visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 ini memiliki 8 misi Asta Cita, 17 program prioritas dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat. Berdasarkan dokumen visi misinya, dalam 5 tahun kedepan pasangan ini berambisi untuk mewujudkan salah satu program yang bernama menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menurunkan kasus TBC 50% dalam lima tahun dan bangun RS lengkap berkualitas di kabupaten. 


3. Ganjar Pranowo dan Mahfud MD  

Ganjar dan Mahfud memiliki visi Menuju Indonesia Unggul dan 8 misi. Berdasarkan telaah dari dokumen visi misi dan program, paslon ini belum memiliki program spesifik dalam penanggulangan TBC, namun, terdapat salah satu misi yang tercantum “mempercepat pembangunan manusia Indonesia unggul yang berkualitas, produktif, dan berkepribadian”. Dalam misi tersebut terdapat program kesehatan yang ditawarkan seperti layanan konsul keliling (KOLING); Ibu Sehat, Anak Sehat; PKH 15 juta keluarga penerima manfaat; dan Jaga Teman. 



Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa program TBC telah masuk ke dalam visi, misi dan program yang telah dijanjikan oleh beberapa paslon, maka apabila janji tersebut digunakan pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Oktober 2024 nanti, seharusnya gagasan tersebut akan diterjemahkan kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 5 tahun kedepan yang menjadi dasar dalam pembuatan perencanaan pembangunan di tingkat nasional dan daerah., Harapannya program penanggulangan TBC dari paslon ini, dapat menjadi salah satu faktor pendukung, agar Indonesia bisa meraih target eliminasi TBC 2030.


174 tampilan0 komentar

Artikel Lainnya

Artikel Terbaru

bottom of page