top of page
Single Post: Blog_Single_Post_Widget

Cara Minum Obat TBC Selama Berpuasa


Obat Anti Tuberkulosis (OAT)

Puasa menjadi momen yang menyenangkan untuk sebagian orang. Namun, ada beberapa dari teman kita yang harus tetap menjalani pengobatan Tuberkulosis (TBC). TBC sendiri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis (MTB). Dikarenakan penyebabnya adalah bakteri maka pengobatan TBC harus teratur dan tidak boleh putus. Apabila bolong-bolong minum obat atau bahkan berhenti, maka bisa menyebabkan bakteri MTB menjadi kuat lagi sehingga kebal pada obat yang sebelumnya dikonsumsi. Kondisi kebal tersebut disebut juga sebagai penyakit TBC Resisten Obat (RO) yang bisa memakan waktu pengobatan selama 24 bulan dengan dosis yang lebih tinggi lagi untuk memastikan agar bakteri benar-benar hilang.


Berdasarkan jenisnya, TBC dikategorikan menjadi TBC Sensitif Obat (SO) dan TBC Resisten Obat (RO). Lama waktu pengobatan TBC SO adalah minimal 6 bulan, sementara TBC RO bisa mencapai 24 bulan. Pengobatan TBC SO dibagi menjadi 2 tahap, tahap pertama adalah tahap intensif selama 2 bulan pertama pengobatan, tahap kedua adalah tahap lanjutan yang dijalankan selama 4 bulan terakhir pengobatan. Pada tahap intensif, obat harus diminum setiap hari di waktu yang sama dan tidak boleh berhenti. Sementara tahap lanjutan obat harus diminum seminggu 3 kali di waktu yang sama dan harus tuntas sampai sembuh. Cara yang disebutkan sebelumnya adalah aturan minum obat diluar dari bulan ramadhan atau bulan puasa. Lalu bagaimana cara minum obat TBC saat berpuasa?


Sebelumnya perlu diketahui dahulu bahwa pengobatan TBC juga menyesuaikan kondisi fisik sang pasien. Apabila kondisi pasien tidak mendukung, seperti Berat Badan (BB) dibawah ideal atau kurus dan sangat kurus, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter yang menangani untuk berpuasa atau tidak. Dikhawatirkan apabila kondisi fisik tidak mendukung akan mempengaruhi efektivitas pengobatan TBC. Namun, apabila kondisi fisik pasien dinilai mampu menjalankan puasa maka bisa berpuasa.


Mengenai cara minum obat TBC selama berpuasa yang perlu diperhatikan adalah waktu atau jam minum obat. Pasien TBC bisa minum obat disaat sahur atau berbuka puasa dalam keadaan perut yang tidak kosong namun juga tidak terisi penuh. Artinya, apabila ingin minum obat disaat berbuka, maka disarankan minum air putih dan makan makanan yang ringan dan sehat terlebih dahulu seperti buah atau roti, setelah itu baru bisa melanjutkan minum obat TBC. Sementara minum obat ketika sahur, caranya sama yaitu minum obat disaat sebelum makan makanan yang berat namun perut tidak boleh kosong, sehingga bisa mengkonsumsi buah atau roti satu atau dua potong terlebih dahulu untuk lanjut ke makanan berat.


Perlu diperhatikan juga selama berpuasa dan menjalani pengobatan TBC, waktu minum obat harus konsisten dan sama di setiap harinya. Misalnya pasien TBC memilih untuk minum di saat berbuka, maka selama satu bulan penuh harus minum obat di saat berbuka, tidak boleh selang seling seperti hari ini minum obat di saat berbuka besok minum di saat sahur dan seterusnya demikian. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya bakteri kebal terhadap obat atau resisten, sehingga konsisten minum obat adalah hal penting dalam keberhasilan pengobatan.


533 tampilan0 komentar

Artikel Lainnya

Artikel Terbaru

bottom of page