top of page
Single Post: Blog_Single_Post_Widget

Rekrutmen Community Led Monitoring (CLM) Officer



A. LATAR BELAKANG

Peran komunitas dalam kerangka monitoring penanggulangan TBC sudah muncul dalam Piagam Pasien untuk perawatan tuberkulosis. Komunitas selaku penerima manfaat dari sebuah layanan kesehatan memiliki ruang untuk menyampaikan saran dan masukan terkait kualitas layanan. Hal tersebut dilakukan untuk dapat memaksimalkan layanan kesehatan yang ada agar lebih efektif dan strategis dalam memberikan layanan kesehatan terhadap masyarakat.


Community-Led Monitoring (CLM) adalah pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam memantau dan mengevaluasi program serta layanan yang ada di komunitas mereka. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa program dan layanan tersebut efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan komunitas. CLM merupakan bagian penting untuk mengumpulkan informasi, yang memungkinkan masyarakat untuk menemukan kekurangan akses secara langsung dan memberikan pemahaman baru tentang kondisi TBC dan kesehatan secara umum di suatu negara.


LaporTBC merupakan CLM tool yang bertujuan sebagai media kampanye “ketahui hakmu” bagi para pasien dan penyintas TBC, pemberdayaan pasien/penyintas TBC dan komunitas agar dapat mengakses pengetahuan seputar TBC, dan mendorong perubahan ke arah yang lebih baik atas situasi yang dialaminya dengan mengangkat sebuah aduan, serta sebagai umpan balik dari pasien/ penyintas atau komunitas untuk perbaikan layanan. LaporTBC dikembangkan untuk memfasilitasi komunitas dalam memantau, mengevaluasi, dan memberikan masukan mengenai layanan dan program yang terkait dengan penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Sistem ini bertujuan untuk memastikan bahwa program-program TBC berjalan sesuai dengan kebutuhan dan harapan komunitas, serta memberikan data yang berbasis bukti untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.


Stop TB Partnership Indonesia (STPI) adalah organisasi masyarakat sipil yang bertujuan untuk merealisasikan eliminasi TBC di Indonesia melalui penguatan kemitraan dan kolaborasi multi pihak termasuk pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil. STPI bersama dengan Perhimpunan Organisasi Pasien (POP) TB Indonesia dan PR Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI sedang mencari CLM officer sebagai bagian dari upaya akselerasi perluasan jangkauan dan efektivitas CLM yang akan berkontribusi dalam memberikan dukungan terhadap teknis pengelolaan CLM pada daerah ekspansi intervensi, melakukan monitoring evaluasi terhadap CLM, dan menjalin jembatan komunikasi antara STPI, POP TB Indonesia dan PR Konsorsium Komunitas.


B. TUJUAN

Terjalinnya kolaborasi dengan Community Led Monitoring (CLM) Officer TBC untuk mendukung kegiatan teknis Lapor TBC yang sedang berjalan saat ini dan terfasilitasinya komunikasi antara POP TB Indonesia, PR Konsorsium PB-STPI dan STPI terkait update dan perkembangan Lapor TBC.


C. RUANG LINGKUP, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB PEKERJAAN

  1. Mengawal dan mendukung proses ekspansi CLM tool ke daerah yang menjadi target LaporTBC.

  2. Mengembangan dan mengelola laporan yang masuk pada LaporTBC.

  3. Melakukan monitoring rutin dan evaluasi terhadap kegiatan LaporTBC.

  4. Memastikan capaian dari LaporTBC sesuai indikator.

  5. Menyusun laporan berkala mengenai kemajuan, temuan/kendala, dan rekomendasi terkait LaporTBC.

  6. Bekerja bersama Technical Assistant di dalam pengembangan LaporTBC

  7. Berkoordinasi dengan tim pusat (POP TB, STPI, dan PR Konsorsium), SR, dan SSR untuk memastikan kelancaran pelaksanaan LaporTBC.


D. KUALIFIKASI

  1. Memiliki gelar minimal sarjana di bidang sosial, komunikasi, Kesehatan Masyarakat, atau bidang terkait.

  2. Memiliki pengalaman dalam pengelolaan Community Led Monitoring (CLM) atau Crisis

  3. Management System (CMS), terutama pada orang terdampak TBC (menjadi nilai tambah).

  4. Memiliki pemahaman tentang pengelolaan website dan aplikasi.

  5. Memiliki pemahaman tentang TBC.

  6. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, baik lisan maupun tulisan, dan pengalaman dalam berinteraksi dengan berbagai organisasi.

  7. Memiliki pengetahuan mendalam tentang sistem Community Led Monitoring atau sistem pemantauan berbasis komunitas lainnya.

  8. Memiliki kemampuan untuk bekerja secara mandiri dan dalam tim, serta mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kebutuhan dan prioritas.

  9. Berorientasi pada detail dan memiliki komitmen terhadap peningkatan kualitas layanan dan program TBC.

  10. Diutamakan yang telah memiliki pengalaman bekerja dengan organisasi non-pemerintah terkait TBC minimal 1 tahun.


E. TIM SUPERVISI

CLM Officer akan bertanggung jawab kepada Direktur Eksekutif STPI dan Direktur Eksekutif POP TB Indonesia.


F. WAKTU

Offline work, kontrak kerja hingga Mei 2025.


G. PROSES REKRUTMEN

Mengirimkan surat lamaran dan CV paling lambat 03 Juli 2024 kepada hr@stoptbindonesia.org dan cc nurliyanti@stoptbindonesia.org dengan subjek email: CLM Officer.


H. TIMELINE*



900 tampilan0 komentar

Comments


Artikel Lainnya

Artikel Terbaru

bottom of page