KPAD Blitar Gandeng CEPAT-LKNU Sosialisasikan Penanggulangan TB-HIV

Sebagai tindak lanjut pembentukan Pokja TB-HIV Kabupaten Blitar, pada 2-3 Juli 2015, Komisi Penangulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Blitar mengundang Kader CEPAT-LKNU Blitar untuk mengikuti Sarasehan Layanan Komprehensif dan Berkesinambungan (LKB) program HIV/AIDS Kabupaten Blitar. Saresehan dilaksanakan selama dua hari ini dilaksanakan di Hotel Puri Perdana Blitar.
Hadir dalam acara pembukaan Wakil Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Kuspardani dan Sekretaris 2 KPAD Kabupaten Blitar Arif Zamroni, SH. M.Hi, MM.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blitar mengajak kader CEPAT-LKNU yang selama ini sudah aktif melakukan edukasi kepada masyarakat untuk memberikan informasi tentang Tuberkulosis (TB), nantinya juga memberikan informasi tentang HIV/AIDS.
" Kita ingin kader-kader CEPAT-LKNU bisa meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang proses penyebaran dan penularan HIV/AIDS, sebab Epidemi HIV menunjukkan pengaruhnya terhadap peningkatan epidemi TB di seluruh dunia yang berdampak pada meningkatnya jumlah kasus TB di masyarakat. Pandemi ini merupakan tantangan terbesar dalam pengendalian TB dan banyak bukti menunjukkan bahwa pengendalian TB tidak akan berhasil dengan baik tanpa keberhasilan pengendalian HIV", tutur Pak Rijanto panggilan akrabnya .
" Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kerja keras dan kerja ikhlas Kader CEPAT-LKNU selama ini, atas nama Pemerintah Daerah saya selaku Wakil Bupati Blitar akan membelikan seragam batik untuk seluruh Kader CEPAT-LKNU yang berjumlah 117 Kader. Bahkan, tidak hanya seragam batik, agar pengetahuan dan ketrampilan Kader CEPAT-LKNU semakin meningkat, saya minta kepada Kepala Dinas Kesehatan Blitar untuk mengajak Kader CEPAT-LKNU melakukan studi banding penanggulangan TB-HIV di Yogyakarta", jelas Wakil Bupati yang disambut dengan tepuk tangan meriah peserta sarasehan yang semuanya Kader CEPAT-LKNU.
Dalam sarasehan yang dilaksanakan selama 2 hari dan diikuti perwakilan 90 orang Kader CEPAT-LKNU, hadir sebagai nara sumber Team Program HIV Dinkes Provinsi Jawa Timur dan KPA Provinsi Jawa Timur. Materi yang disampaikan antara lain, Peran Kader dalam Pengendalian HIV/AIDS dan intervensi perubahan perilaku.
Program pelatihan ini juga disambut antusias para peserta. Nur Azizah, salah satunya. Peserta dari kader CEPAT-LKNU Sanan Kulon ini mengaku senang bisa mengikuti program ini. Selain bisa menambah pengetahuan, juga sebagai bentuk respon kader-kader NU menyikapi persoalan kekinian yang terjadi.
"Saya senang dan jadi lebih tahu. Semoga ke depannya program seperti ini terus berlanjut supaya kita bisa membantu masyarakat yang terjangkit HIV/AIDS," ujar Nur Azizah.
Pada sesi penutupan, Sekretaris 2 KPAD Kabupaten Blitar Arif Zamroni, SH. M.Hi, MM. mengatakan bahwa sarasehan ini selain untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan Kader CEPAT-LKNU dalam penanggulangan HIV/AIDS di masing-masing wilayah, juga untuk membentuk dan memfasilitasi jejaring kerja serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung layanan komprehensif HIV/AIDS dan IMS sebagai tindak lanjut dari program kolaborasi TB-HIV. Usai upacara penutupan, Arif Zamroni, SH. M.Hi, MM. atas nama Wakil Bupati Blitar menyerahkan secara simbolik seragam batik untuk Kader CEPAT-LKNU.


Wakil Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto. MM memberikan pengarahan kepada Kader CEPAT-LKNU pada pembukaan Sarasehan Layanan Komprehensif dan Berkesinambungan program HIV/AIDS