PPTI CABANG KOTA DEPOK GELAR WALK FOR TB


Jakarta, 27 April 2015.
Untuk membangun dan meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya penanggulangan Tuberkulosis (TB), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Depok menyelenggarakan Gerak Jalan Simpatik untuk TB (Walk For TB) tanggal 25 April 2015 dengan start di Lapangan Pemkot Depok.
Menurut Dr. Anna Rozaliani, M.Biomed, Sp.P, Ketua Pengurus Cabang PPTI Kota Depok, kegiatan Walk for TB diadakan dalam memperingati Hari TB Sedunia dan Pawai Budaya Kota Depok dalam rangka memperingati HUT ke-16 Kota Depok. Walk for TB, diikuti 700 orang terdiri dari pelajar SLTP/SLTA, kader kesehatan serta organisasi profesi kesehatan serta instansi terkait lainnya seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Olah Raga.
Acara yang dibuka oleh Walikota Depok Dr. Ir. H. Nurmahmudi Ismail, M.Sc., menempuh rute dari Lapangan Pemkot Depok, Jalan Margonda dan kembali ke Lapangan Pemkot. Keberangkatan peserta Walk for TB dan Pawai Budaya Kota Depok dilepas oleh Ny. Raisis Arifin Panigoro, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat PPTI. Acara juga dihadiri, Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia- Arifin Panigoro, Ketua Kehormatan PPTI Cabang Depok-Ny. Nur Azizah Tamhid, dan para pimpinan instansi pemerintahan/dinas dan lembaga terkait di tingkat Kota Depok.
Ditambahkan, dalam rangka memperingati Hari TB Sedunia tanggal 24 Maret dan Hari Jadi ke-16 Kota Depok, Walk for TB dirangkai dengan kegiatan lainnya yaitu Ketuk Pintu 300 rumah se Kota Depok untuk mencari suspek (terduga) TB. Bakti Sosial pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini TB bekerja sama dengan Puskesmas/unit pelayanan teknis di tiap kecamatan.
Selain itu juga dilakukan berbagai lomba seperti lomba kader TB-PMO (Pengawas Menelan Obat), lomba pembuatan peta (mapping) kasus TB, lomba penyuluhan TB di kalangan pelajar/remaja dan lomba poster serta media kreatif lain bagi pelajar SMA.
Walk for TB, gerak jalan disertai aksi simpatik membagikan brosur/media informasi tentang TB di beberapa titik keramaian seperti terminal, stasiun kereta api dan pusat perbelanjaan (mall).
Ketuk pintu 300 rumah, yaitu kader mendatangi rumah penduduk di setiap kecamatan se Kota Depok dan bertujuan untuk menemukan pasien suspek TB. Selanjutnya pasien suspek TB akan disertakan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini TB.
Bakti sosial pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini TB, kegiatannya meliputi pemeriksaan kesehatan umum dan pemeriksaan dahak gratis untuk deteksi dini TB. Sasarannya adalah pasien suspek TB yang telah diidentifikasi pada saat gerakan Ketuk Pintu 300 rumah.
Lomba kader TB-PMO, lomba ini melibatkan kader TB-PMO di tiap kecamatan se Kota Depok dan bertema “Penyuluhan dan Paparan TB berbasis data”.
Lomba penyuluhan TB di kalangan remaja, diikuti oleh pelajar SLTP dan SLTA se Kota Depok berupa penyuluhan terhadap teman sebaya dengan menggunakan berbagai media kreatif. Rangkaian kegiatan tersebut diadakan secara bertahap sejak tanggal 24 Maret – 28 April 2015.
Dr. Anna menambahkan, penyakit TB merupakan penyakit menular yang menyebabkan tingginya angka kesakitan, angka kematian dan tingginya biaya kesehatan di Indonesia. Di Kota Depok saja, menurut data Dinas Kesehatan Kota Depok, pada tahun 2014 diperkirakan terdapat 2.168 kasus TB paru BTA positif. Hal ini memerlukan penyebaran informasi di kalangan masyarakat luas. “PPTI Cabang Kota Depok sebagai mitra Pemerintah Kota Depok merasa terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam program pemberdayaan masyarakat memberantas penyakit TB”, ujar Dr. Anna.
Beban penyakit TB di masyarakat masih sangat tinggi. Diperkirakan masih terdapat sekitar 9,5 juta kasus baru dan sekitar setengah juta orang meninggal akibat TB di seluruh dunia. Sedangkan Indonesia menempati peringkat keempat negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Perkiraan prevalensi TB semua kasus sebesar 660.000 dan estimasi insidensi berjumlah 430.000 kasus baru per tahun. Jumlah kematian akibat TB diperkirakan 61.000 orang per tahun, ujar Dr. Anna.
Berita ini disiarkan oleh BPP-PPTI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-7397494 atau alamat e-mail PPTI : ppti66@yahoo.com