Factsheet TB Partnership

Apakah Forum Stop TB Partnership?
Adalah suatu kelompok kemitraan yang terdiri dari berbagai organisasi maupun perorangan secara bersama-sama sepakat untuk membantu mengatasi masalah TB. Tujuan utama adalah berkontribusi guna mendukung pemerintah dalam upaya pengendalian TB di wilayahnya.
Mengapa perlu Forum Stop TB Partnership?
Dalam mengendalikan TB akan sulit bila dilakukan oleh masing-masing kelompok tanpa adanya kerjasama dan koordinasi, yang mengakibatkan hasil yang akan dicapai tidak maksimal. Semakin banyak dan luasnya pihak-pihak yang terlibat akan lebih memberikan dampak yang lebih baik.
Diharapkan dengan forum ini dapat :
  1. Membantu pemerintah dalam mencapai target terhadap indikator nasional yang telah ditetapkan.
  2. Membentuk kelompok yang mampu melakukan advokasi kepada pengambil keputusan/kebijakan tentang TB dan memiliki pengaruh yang kuat. Gabungan dari berbagai kelompok akan memiliki kesempatan untuk lebih didengar dan didukung oleh pemegang kebijakan jika dibandingkan dengan perorangan atau satu kelompok saja. Gabungan kelompok ini dapat memberikan “tekanan” agar kebijakan yang diterbitkan dapat memastikan kualitas layanan TB bagi masyarakat.
  3. Melaksanakan kegiatan yang efektif dan efisien dalam menjalankan program TB yang berbasis masyarakat secara luas.
  4. Mengkoordinasi kegiatan yang terkait TB dalam satu kelompok, sehingga tidak terjadi duplikasi atau tumpang tindih kegiatan yang sama pada wilayah yang sama.
  5. Meningkatkan kewaspadaan tentang TB di masyarakat dan sektor lainnya melalui berbagai bentuk kegiatan seperti kampanye, mobilisasi sosial dsb.
  6. Membantu mendorong perubahan sikap dalam mencari layanan kesehatan dan kebiasaan yang tidak sesuai standar yang dilakukan oleh dokter dalam memberikan pengobatan TB.
  7. Memberdayakan semua elemen ditingkat lokal.
Indikator keberhasilan forum adalah, adanya :
  1. Kontribusi forum dalam mendukung Pemerintah guna mencapai target nasional pengendalian TB
  2. Mobilisasi sumber daya terutama dalam hal pendanaan
  3. Kebijakan yang diterbitkan dalam mendukung upaya pengendalian TB
Siapa saja yang bisa terlibat?
Forum ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap masalah TB, sifatnya tidak mengikat namun penuh rasa tanggung jawab akan kebersamaan dengan mitra lainnya. Setiap anggota yang berkomitmen untuk bergabung dikelompokkan menjadi 9 (Sembilan) kelompok organisasi, yaitu : Pemerintah, Organisasi masyarakat madani/Civil Society Organization (organisasi berbasis masyarakat dan organisasi berbasis agama), Mitra Internasional, Swasta, Akademisi, Institusi Pelayanan Kesehatan, Ikatan Profesi, Perorangan dan Mahasiswa.
Kapan forum ini dibentuk?
Forum Stop TB Partnership Indonesia diresmikan pada tanggal 30 Mei 2013, yang ditandai dengan “Kick Off” dan deklarasi oleh anggota forum.
Apa keuntungan bergabung dalam Forum?
Sifat dari keanggotaan forum adalah sukarela dengan komitmen ikut menanggulangi TB di Indonesia umumnya, dan di daerah masing-masing khususnya. Namun demikian, ada beberapa “keuntungan” yang mungkin diperleh, antara lain :
1. Keuntungan pribadi
Merupakan kepuasan atau kebanggaan tersendiri bagi pihak yang mampu berkontribusi dalam membantu pasien TB agar dapat sembuh. Biasanya kontribusi ini bersifat sukarela dengan memberikan layanan atau bantuan kepada yang membutuhkan.
2. Pengakuan/penghargaan
Keikutsertaan dalam forum dapat memberi kesempatan untuk diakui keberadaan suatu kelompok atau individu, sehinggga dapat membuka hubungan dengan berbagai stakeholder lainnya.
3. Meningkatkan profesionalitas
Berhubung kegiatan forum ini terkait dengan program TB Nasional, maka terdapat peluang untuk meningkatkan kapasitas yaitu dengan mengikuti pelatihan, keberlanjutan pendidikan, dan peluang lainnya yang diberikan bagi anggota forum. Hal ini dapat diperoleh melalui forum atau lembaga donor.
Bagaimana strukturnya?
Forum ini dipimpin oleh seorang Ketua dan dibantu oleh Dewan Pertimbangan. Di tingkat Pusat dijalankan oleh sekretariat yang ada di Perkumpulan Pemberantasan TB Indonesia (PPTI) Pusat di Jakarta, dan didukung oleh 5 kelompok kerja yang berperan untuk membantu program yang ada di Pemerintah yaitu Komunikasi Publik, Advokasi, Layanan Klinik, Komunitas dan Mobilisasi Sumber Daya.
Gambar.1. Organogram Forum Stop TB Partnership

Klik disini untuk lengkapnya Factsheet TB